Senin, 21 Mei 2012

TAUHID (Dapat kah kita menerapkan tauhid dalam kehidupan sehari-hari)

بِسْــــــــــــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم                 



      tauhid , tidak bayak yang tau tentang tauhid, padahal tauhid adalah suatu ilmu yang membahas tentang perjalanan hidup kita sehari hari, bagai mana semestinya kita berucap bagai mana semestinya kita berahlak dan bagai mana semestinya kita berjalan di jalan agama islam yang benar , tauhid adalah bisa di artikan intinya ilmu agama islam. tidak banyak yang mengerti tentang tauhid bahkan hanya tau nama nya saja . 
     menurut hemat saya , pandangan pripadi tentang tauhid, bila ada yg salah mohon di maafkan mungkin ini berguna buat yang lain, 

menurut hemat saya ilmu tauhid sangat lah penting untuk kehidupan sehari hari , karna tauhid bisa menuntun kita kejalan yang di ridio allah swt , bila dapat mengkaji tauhid secara keseluruhan saya yakin usia kita ga akan cukup untuk mengkaji nya , paling tidak kita sedikit punya gambaran nya saja itu lebih baik dari pada tidak sama sekali , betulll

saya akan kasih sebuah gambaran tentang ilmu tauhid saya ambil dari diri saya sendiri yang memang pada dasar nya tidak memiliki apa2 , saya di lahirkan dalam keadaan bugil( telanjang ) maaf ada bahasa kurang sopan nya , dan lahirnya saya tentunya ada proses nya , proses terjadinya saya tentunya ada sebab nya ( sababiah) sababiah adanya saya di dunia tentunya tidak akan begitu aja tanpa ada ijin dari allah swt. syariat nya orang tua laki2 saya menikah dengan ibu saya , allhamdulilah mereka orang-orang yang sangat saya sayangi. hingga dari rahim ibu saya di lahirkan lah saya dan di berikan nama dengan nama (.........) sebelum masuk kedalam rahim tentunya ada proses menurut ilmu kedokteran adanya proses pembuahan dalam janin itu pun sababiah hakiakt nya allah swt lah yang mengatur nya , karna kita memang dasar nya tidak bisa apa2 selain dari ijin nya , 
      dalam proses terjadinya saya , dari mulai saya bayi yang lucu imut dan sangat di sayangi sama orang tua , orang tua manapun pasti demikian terhadap anak nya, itu semua atas kehendak nya kehendak allah swt ,hingga saya diajarkan tentang agama tetang modal untuk kehidupan hingga bekal keyakinan agama yang saya anut sekarang ini , dan allhamdulilah sababiah orang tua saya yang sangat sayang sama saya dan membimbing saya kejalan dan agama yang benar hingga saya bisa mengetik di sini dan di baca sama kalian,
    itu semua sababiah hakikat nya allah lah yang mengijinkan , bila allah tidak mengijinkan mungkin saya tidak bisa mengetik seperti sekrang ini , 
islam mengajarkan kita untuk berjalan lurus , arti lurus bukan berarti kita berjalan tanpa memperhatikan jalan , tetunya bila diartikan sama orang-orang yang tidak berpikir brjalan lurus apa aja di tabrak termasuk tembok yg ada di hadapan nya , arti lurus menurut islam tidak demikian 
      berjalan lurus menurut islam adalah berjalan dan menjalani kehidupan sehari-hari menurut syariat yang telah di tetapkan dalam al-Quran dan as-sunah , tentunya sebagai umat islam kita tau alQuran dan as-sunah, kalo ga tau kebangetan ho oh ga
     jadi ngelantur deh 
balik lagi ke diri saya sendiri ,. hingga saya dewasa, dewasa dalam berpikir dewasa dalam bentuk pisik dan dewasa dalam berbuat , walau tidak sedikit saya melanggar aturan yang telah di tetepkan oleh agama yang saya anut , saya sadar banyak sekali aturan agama yang saya langgar tentunya anda tau melanggar aturan agama hukum nya di namakan dosa , maha besar allah dengan segala nikmat nya , sampai saat ini allah memberikan kesempatan untuk merubah diri dan memperbaiki diri , seandai nya dosa yang saya lakukan di ajab lagsung seperti jaman nya nabi daud kalo ga salah , mungkin saya ga akan ada di dunia ini , namun tidak dengan umat nabi muhamad saw dan umat akhir jaman ini , allah memberikan kesempatan untuk kita bertaubat, maha besar allah swt dengan segala nikmat nya , allah tutupi dosa dosa kita dan allah sayangi kita dengan segala kasih sayang nya , dan allah berikan rijiki untuk kita walau kita banyak sekali berbuat maksiat berbuat di luar jalur agama, seperti saya sekarang ini , saya sudah sombong dengan sedikit ilmu yang allah berikan sama saya , saya sombong dengan bisa mengetik seperti ini, saya sombong baru di berikan kepandaian membaca sudah berbuat yang di luar jalur agama, subhanawlahh , ya allah ampuni saya dengan segala hilap dan kesombongan saya ini , 
       mengenai masalah tema yang saya tulis di atas , dapatkah kita menerapkan tauhid dalam kehidupan sehari-hari , jujur saya katakan saya belum bisa mohon dao nya semoga saya bisa,.kenapa karna saya masih terikat oleh sipat manusia dan sipat kemanusianan yang masih butuh akan keduniaan, 
    saya jelaskan sipat manusia, sipat manusia adalah saya ambil contoh diri saya sendiri saja , saya masih butuh akan duit, butuh makan butuh minum butuh aksesoris badan , seperti pakaian dan lain2 tetunya memerlukan biyaya dan itu sipat manusia terkadang sulit di kendalikan dan di kalahkan oleh hawa napsu, yang sesungguh nya hawa napsu itu adalah bisikan sytan, yang tanpa kita sadari yang sangat halus , halus nya melebihi kehalusan debu dan sutra , 
       sipat kemanusianan , penjelasan nya demikian , kita hidup di dunia ini tidak sendiri banyak saudara kita rekan dan teman , munapik bila kita mengakui kita tidak butuh teman ( kalo ga butuh teman manusia namanya ilmu tauhid nya sudah sampai dia hanya hidup menunggu panggilan allah dan mengabdikan diri hanya untuk beribadah)
beda dengan kita masih butuh teman sahabat dan dalam proses nya teman itu bisa merupakan suami , isteri, anak, saudara dan saudara saudara seiman bahkan saudara lain keyakinan ( beda agama) 
kita masih terikat mereka kita masih butuh mereka bukan hanya kalian saya akui saya pun masih butuh mereka, 
    tauhid mengajarkan tentang bagai mana kita berucap secara lisan tulisan dan secara non lisan, 
lisan adalah yang bisa di dengar oleh indra pendengaran kita, sadar dan tanpa kita sadari kita sering berlisan kurang baik, seperti mengumpat, bergunjing , berkata kotor , membicarakan hal hal yang kurang baik bahkan berbohong, yang paling sering dilakukan manusia adalah berbohong termasuk saya , saya akui saya pernah berbohong dan saya sadar bohong saya terlalu besar , saya tidak tau sampai saat ini apa dosa bohong saya diampuni atau tidak sama allah swt, saya hanya bisa pasrah dah memohon akan ampunan dosa2 saya termasuk nya dosa berbohong saya, sengaja dan tanpa di sengaja, 
      tulisan ini yang sering kita lakukan dengan hanpon, melalui sms sering kita tidak sadari , 
sering orang menanyakan kabar, contoh nya km lagi di mana , ohh saya masih di jalan atau di mana, padahal sebenar nya lagi di rumah atau di suatu tempat yang enggan kita sebutkan tempat nya, 
itu sudah termasuk bohong dan dosa , ..
    non lisan ,. bukan tulisan : perkataan hati /pikiran buruk itu yang di maksud non lisan non tulisan,
sering kita memikirkan hal hal yang kurang baik dalam benak kita, dalam hati kita sering berkata yang kurang baik.   contoh nya demikian. kita mengenal seseorang dari mana kenal nya dah jangan di bahas, kita kenal seseorang aja yang ingin dekat sama kita, terkadang dalam hati kita berkata, mau apa sih orang ini sama saya, dia berharap apa sih sama saya, dia mau bohongin saya apa mau nipu saya apa berharap harta saya, sering demikian kan pikiran kita , dan masih banyak lagi macam nya,.
dan yang paling sering adalah pikiran jorok pria maupun wanita , dalam pikiran saja kita sudah berjinah , betul ga,. bila ada kesempatan dan setan membisikan cara nya tidak jarang pikiran jelek itu kejadian , maka dari itu jagalah lisan kita tulisan dan pikiran 
      pertanyaan nya : sanggupak kita berjalan dengan syriat yang demikian , snggupkah kita berbicara jujur sejujur-jujur nya, sanggupkan kita berpikiran dengan pikiran yang baik-baik saja sementara godaan di hadapan kita begitu besar nya,. 
     sesungguh nya hati kecil kita dan batin yang sesungguh nya tidak ingin berbohong dan tidak memiliki pikiran yang jelek , batin kita yang bersih akan bergetar ketika mendengar asma asma allah swt,.  namun kita sulit merasakan nya karna terbelenggu oleh napsu dan terbungkus duniawi. hingga gelaplah kita pada diri kita yang sesungguh nya , diri kita yang begitu mulia diciptakan allah swt, dan kita lupa akan satu asma allah swt yang berbunyi: kami ciptakan jin dan manusia untuk beribadah kepada kami,. ( kami: allah swt) yang menciptakan kita semua seisi jagat raya. 
       betapa kecil nya kita di hadapan allah betapa besar dosa yang kita pernah lakukan , subhanawlohhh dosa yang tidak di sengaja dan dosa yang tidak di sengja , dah ahh jadi sedih dan pengen nangis kalo inget dosa , 
       dan intinya saya pun belum bisa menerapkan tauhid dalam kehidupan saya sendiri , dan kita sebagai umat yang masih suka buka2 internet usia kita takan cukup untuk mengkaji nya , 


   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan baca-baca isi nya

bismilah hirihmanirohim