Selasa, 08 Februari 2011

rindu

Kerinduan tanpa batas menghantui hari-hariku menembus
alam dimensi pikiran ku…….
Kerinduan tanpa batas membawaku jatuh ke garis titik nadir
kehidupan ini….
Sepatah kata rindu yang terucap dari suara hati ku terbawa oleh angin malam dalam mimpi indah mu…..
Semakin berulang kali kata rindu terucap dalam benak ku,
semakin aku terbangun memikirkan mu….
Rasa rindu ini berkecamuk dalam sanubari ini membuat raga ini tak berdaya melawan bayang – bayang wajah mu yang selalu mengikuti ku….
Semakin hari rasa kerinduan ini merusak sayap-sayap patahku, Semakin aku terbang jauh ke langit ketujuh lalu jatuh terhempas kehadapanmu…
Sebuah kata rindu yang tidak dapat dilukiskan oleh seribu bait-bait syair seorang pujangga tanpa nama….
sebuah kata rindu yang tidak dapat diukir oleh seribu pahatan seorang seniman tanpa nama……………
biarlah senandung kisah rindu ini menemani khayalan ku…..
saat aku berbicara pada dinding – dinding kamar menyebut nama mu selalu…….
    

            dan di saat wajah ini tersungkur di hamparan sajadah yang terbentang , sujudku pada allah dengan satu pengharapan demi menuju ridonya akan hidupku, lirih suara ku bersama tetesan air mata yg tertumpah di hadapan nya ,satu pintaku ya allah halalkan aku bersamanya ridoi hidupku,
         bersama sebuah nama ku genggam erat dapatkan ku genggam ini sampai akhir hayat, bila ini hanya mimpi duniawi bangunkan aku dari mimpi ini sadarkan aku walau dengan setitik harap, bila ini yg telah engkau gariskan , luruskan garis nya, tersungkur lemah aku dihadapan mu saat ini , namun pinta hamba yg lemah ini kuatkan hama di sisi insanmu yg lain


aminnnnnnnnnnnnnnnn

Minggu, 06 Februari 2011

rindu

TRIK MENGETAHUI WATAK SESEORANG

            Untuk mengetahui watak atau sifat seseorang atau sifat diri anda sendiri, maka bacalah baik-baik suatu ilustrasi/cerita sebagaimana dibawah ini :

            Umpamanya anda berdiri di tengah-tengah perempatan jalan dan berencana melanjutkan perjalanan. Ketika anda melihat ke barat, ada seekor harimau yang siap menerkam anda jika berani melalui jalan itu. Lalu anda melihat ke timur, dijalan itu nampak seekor ular besar yang siap memangsa anda jika berani melewati jalan itu.

            Lalu anda melihat ke arah lain yaitu utara. Disitu terdapat lautan besar yang harus anda lewati tanpa perahu/kapal. Lalu anda melihat ke arah selatan, ternyata ada api besar berkobar-kobar amat tingginya.

            Kemanakah anda akan memilih arah perjalanan yang semuanya berbahaya? sedangkan berdiam diri tidak akan mungkin karena bisa mati kelaparan. Nah cobalah anda pikir dalam-dalam jalan manakah yang menurut anda harus dilalui? dari pilihan arah itulah maka watak/karakter anda akan terbaca.

            Jika anda memilih jalan yang ada harimaunya maka sifat anda seperti harimau. Sabar, pendiam, tidak berbahaya jika tidak lapar. Orang yang memiliki sifat harimau dapat dijadikan teman asalkan dituruti kehendaknya dan ia nantinya bisa membuat orang celaka jika sudah tidak senang lagi orang tersebut.

            Jika anda memilih jalan yang ada ularnya maka sifat anda seperti ular dimana akal dan pikiran anda itu berbelit-belit, inginnya menguasai orang lain. Harap berhati-hati dengan orang yang punya sifat seperti ini.

            Jika anda memilih jalan yang terdapat lautan besar maka sifat anda seperti lautan. Walaupun tampak lemah, air memiliki kekuatan yang luar biasa. Anda tidak mudah ditipu oleh orang dan menunjukan sifat anda yang berfikir jauh dalam memecahkan suatu persoalan. Keinginan anda akan dapat dicapai setelah melalui berbagai macam rintangan. beruntunglah anda jika memiliki teman yang memiliki sifat air karena hidupnya manfaat bagi orang lain.

            Jika anda memilih jalan yang ada api berkobar-kobar maka anda adalah orang yang memiliki kemauan keras, cepat mengambil tindakan akan tetapi anda lekas percaya kepada orang. Tidak jarang orang lain bisa celaka/mengalami kerugian karena menuruti nasehat anda yang datangnya tiba-tiba. Jadi anda harus berhati-hati dalam segala perbuatan/perkataan

rintihan hati

    Pertama  aq melihat dngan hati,  tapi sayang aq harus merasakan sakit tiada  tara,oh tuhan apakah semua ni hanya bisa q nikmati dlm sekejap mata.....  Aq merasakan ini hanya sekali seumur hidup ku, walaupun rasa i ni  datangnya terlambat, aq panjatkan syukur yg tiada batas kehadapan nya  dan aq berharap menikmatinya memilikinya, hidup bersamanya, susah maupun   senang dalam menjalani sisa hidup kami .bersama dengan nya menjadi  sebuah harapan  yg hrs aq perjuangkan, walaupun tu hanya sebuah mimpi yg  jauh dari kenyataan, karena di dalamnya banyak sekali rintangan yg  menghadang.  Ya allah knapa engkau berikan rasa ini dalam keadaanku  seperti ini, ak  telah di persatukan dengan satu ikatan yang tak mungkin aku putuskan  begitu saja, ada buah hatiku yg harus aq beri teladan.....  Ya allah ku kembalikan  semuanya kepadamu, karena engkau maha tau apa yg  akan terjadi esok, dan aq hanya bisa mengambil hikmahny dari semua  ini..        makasih  ya allah engkau tlah memberikan rasa ini padaku walaupun  waktunya kurang tepat. aku yakin pasti ada rencana yg engkau sembunyikan  di balik semua ini...  karena selama ini aku tidak minta ataupun mencari  rasa ini. Smua rasa  itu tlah aq kubur dalam-dalam, bertahun – tahun yang lalu bersama  kepergiannya.  tapi kenapa engkau berikan rasa itu sekarang,, setelah aq  menjadi seorang bapa, seorang bapa, dan rasa itu engkau tanamkan pda  orang  yg bukan hak q . Namun setelah rasa ni datang, aq gak biza  menolaknya, walaupun dalam sekejap mata. Aq merasakan  keindahan,kenyamanan,kebahagian yg tiada tara. bahagia rasany....  ketentraman hati yg slama ini tidak  pernah aq rasakan.  Tapi kami sepakat ,kami tidak mau tertawa bahagia di atas  penderitaannya..walaupun slama ini.d hatiku gak da rasa ini untuknya, aq  hanya melaksakan kewajiban sebagai seorang istri,dan ibu. Ya allah klu  memang ini harus terjadi pada kami....ridoilah kami, mudahkanlah jalan  kami,halalkanlah smua bwat kami untuk menuju surgamu dan berilah solusi  yg terbaik dan bijaksana buat semua yang berada di sekitar kami..

bismilah hirihmanirohim