Telah aku terima takdir dari yang esa ,
tertusuk sembilu perih hati terluka terkubur impian kita bina bersam terlerai
sudah ikatan cinta kita, baru kau sadari siapa diri ini , sebalik suratan cakra
cinta yang suci,sedalam dalam renungan melihat dalam diri hakikat cinta yang
sejati, kurunkan cahaya dihadapan berliku keyakinan di dada mengiringi
langkahaku , jalinan bahagia iringan doa restu
didalam jiwa cinta yang satu , jalanan yang berduri tetap aku gagahi,
biar gunung yang tinggi pasti kan ku daki, detik detik kenangan segan buat pedoman sepanjang jalan taman
impian ,
selamat
sejahtera kepada dirimu semoga bahagia tanpa aku , ijinkan selamanya namamu di
hati , biarkan selamanya ku begini
Jalan terang
luas menti aku , dengan dendang Irma hidup baru di belai cintamu , hilang
dendam lenyap ia sendiri dtang tenang makin kau hayati , makin lapang dada ku ,
kurasa sentosa, sendiri meminta dicantumpadanya tak gelisah lara , cerita yang
punah biarpun meronta tidak menjadi ngeri ku yakin di sana gelap yang tiad ,
kesan satu cinta ,terpancar cahaya jelas segalanya hanya sinarmu yang mampu member
cinta itu, dengan aman senyumlah sepuas nya jauh berbeja bagai yang dirasakan
rasa yang di sini , itu satu rahsia hanya tersendiri , iti satu irigan nyanyian
mimpi
Bila debunga
cinta gugur layu terkulai sepi menyelubungi hatiku yang kini melara , pudar
bersama masa cina semusim kita , yang tak bisa bertaut kembali , sudah aku
menduga tiada indah menwangi hanya bersadung dikau berpura cinta dan berbudi , bukan membalas
cinta yang lahir dari hati mu yang suci, cinta yang abadi, aku menduga mengapa bisa terjad begini , ku piker
selam ini cinta hati ke hati, di mana janjimu katamu akulah milik mu abadi , oh
tak mungkin ini semata mata sandiwara , jika itu kehendak mu mungkin nanti satu
waktu , kau kan sesal hingga kehayatmu ,…
Sungguh lama
ku pandangkan menjadi rasa naluri,... pada cintaku tembusi sipatmu itu..? riwayatmu
kusatukan didalam hakikat cinta,, masih terungsa abadi kau tak mengerti cintaku
kepadamu , kasihku ku impikan dikau
beribu makna ,, perihku suka duka ku
tempuhi hadirlah kasih bagai impian
pelangi buka lah gerbang mahligai di hati ini , mahligai seribu impin dan
bayangan masihku sembunyaikan rahsianya , mahligai seribu ku impikan kenyataan
padamu ingin ku johirkan kasih , kelak
impian bahwa kecintaku wangian surgawi , mahligai seribu hakikat ku menunggu
hadirlah mu bersama ke relalan ,niscaya ada arti kebahagian tak terucap lisan ,
kalimah sahdu, carilah aku di awal mula , di akhir tiada akhirnya,
Di saat ku
berlari mengejar mentari terlupa masa , engkau menti sekeras hatimu walau pun
perih , kau yang mengharap kasih ku meninggalkan,, menyisir air mata menghapus
lara , kau ikat pada janji .aku lah yang satu , rela meniti dari terpisah,
patah ranting di cermin usia , aku tersedeka kehilapan ku, menyusur haus nya
dunia yan pana bertaburan, kau kasihku
kilauan mu bagai mutiara tak ter
patri di bingkai kaca, walau hujan bergurun di danau kasih bergelora takan
tawar lautan cintaku,

