Senin, 07 Maret 2011

sebuah pencapaian tingkat kedewasaan berpikir yang hakiki

      dalam menjalani hidup kita di urut kan menjadi beberapa bagian laksana usia kita , dari usia 0 sampai satu tahun dari usia 1 th sampai usia anak-anak, dari usia anak-anak menjadi remaja, dari remaja menjadi dewasa, dari dewasa menjadi lbh dewasa lagi, 
banyak orang menyikapi tingkat kedewasaan seseorang dengan berbagai macam ukuran atau kriteria tertentu, contoh seorang pisikolog atau ahli kejiwaan melihat tingkat kedewasaan seseorang dari @ cara berpikir , cara bebuat ,cara menyimpulkan masalah, cara mencerna masalah , di sisi ini kadang seorang pisikolog hanya memahami dari kebiasaan manusia pada umum nya, namun tidak mengerti apa yang tengah terjadi di dalam diri pasien nya, 
      depinisi nya demikian seseorang bisa di katakan dewasa bila telah mencapai , 
(satu) tingkat berpikir nya melihat berbagai aspek ,, contoh , ia akan mengambil keputusan tidak memihak di sudut kan pada satu masalah yang tidak ada artinya untuk dia ,
(dua) enggan mencampuri urusan orang lain dengan pertimbangan ia tidak suka urusan nya di campuri orang lain
(tiga) dalam tiap mengambil sebuah langkah , baik kerja maupun kepentingan untuk dirinya sendiri selalu memperhitungkan sisi positip dan sisi negatip nya, dan ia siap dengan kemungkinan hal yang paling terburuk sekali pun dalam keputusan nya
(empat)   ia memiliki kesabaran yang lebih ,, mementingkan orang lain dari pada dirinya sendiri dalam sebuah kasus , baik kasus pribadinya maupun kasus orang lain, ia memilih menunggu serangan dari pada menyerang
(lima) bila di berikan sebuah kepercayaan ia akan sangat setia dengan amanat yang di berikan
(enam)  bila ia mendapat sesuatu yang sekiranya bukan hak nya dia akan mengembalikan pada yang berhak
(tujuh)   ia akan menjadi diri nya sendiri dengan keyakinan sendiri dan ia akan mempertahankan apa yang telah di yakini nya tanpa mencampur aduk kan masalah nya dengan masalah lain , berani bertanggung jawab dengan apa yang di perbuat nya semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan nya
(delapan) ia ga akan pernah ingkar janji ,,, andai dia tidak menepati janji ia akan mengklaripikasi nya lebih awal . dengan alasan yang masuk akal

      mungkin di sini tidak bisa di tuangkan semuanya tentang pencapaian kedewasaan yang hakiki
sedikit gambaran tentang bagai mana menilai seseorang dari sisi kedewasaan nya bila ada waktu mungkin kita bisa sambung lagi ,,,wasalammu allaikum wr wb 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan baca-baca isi nya

bismilah hirihmanirohim