--» ۞ بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم ۞ «--
Bertemu untuk pertama kalinya dengan mertua / calon mertua pasti membuat
deg-degan, malu, bahkan panik. Cara terbaik untuk meyakinkan mereka
adalah dengan memberikan kesan pertama yang baik. Untuk menarik hati mertua adalah dengan menjadi diri sendiri, dan tampilkan yang terbaik dari diri Anda. Antara lain :
1. Niat
Niatkan untuk bersilaturahim dan tujuan yang baik dengan hati yang tulus dan bersih. Sebagai langkah awal berbakti kepada mertua sebagaimana berbakti kepada orang tua sendiri.
2. Waktu dan tempat yang tepat
Waktu dan tempat yang tepat adalah segalanya. Konsultasikan dengan kekasih, kapan orangtuanya memiliki waktu luang, sehingga dengan sendirinya, suasana hati mereka pun tengah baik. Dan Lebih baik pilih tempat yang nyaman.
3. Berpakaian menarik dan sopan
Lebih baik gunakan pakaian yang sederhana, namun tetap terlihat elegan. Intinya: tampil sederhana, bersih, rapi, dan agak sedikit konservatif.
4. Bersikap sopan, manis, dan baik
Perlihatkan sikap ramah, sopan, dan tidak berlebihan pada calon mertua dan juga kepada saudara kandungnya, pembantu rumah tangganya. Sikap baik yang Anda perlihatkan ini mempunyai nilai tersendiri bagi orang tuanya.
5. Perhatikan panggilan yang mereka sukai. Anda harus selalu memperhatikan, apakah calon mertua termasuk tipe orang yang kaku, yang ingin dipanggil dengan sebutan Ibu dan Bapak, atau cukup dengan panggilan Om dan Tante saja.
6. Topik pembicaraan
Hati-hati memilih topik pembicaraan. Pilihlah topik yang netral tanpa menyudutkan pihak manapun (misalnya bertema SARA). Kalo sang mertua gak ngerti-ngerti banget soal sepakbola, jangan coba-coba bicarain kehebatan MU ato kedahsyatan AC Milan di depannya, malah bisa bikin sang camer kliatan ndeso dan katrok.Apalagi kalo camer pekerjaan-nya dosen teknologi ato dokter hewan, membicarakan masalah krisis ekonomi global bukanlah topik yang cocok untuk dibicarakan :)
7. Bawa Sesuatu
Sebaiknya Anda tidak datang dengan tangan kosong. Hal ini tidak berarti Anda harus membawa sesuatu benda yang mahal dan mewah. Bila membawa sesuatu buatan sendiri semisal kue, maka nilai Anda akan bertambah di mata calon mertua.
8. Mengambil hati
Menikah dengan seseorang yang berbeda budaya? Pada pertemuan pertama, suatu keharusan bagi Anda untuk melakukan apa yang dapat dilakukan untuk memperlihatkan bahwa Anda menghormati kebudayaan/tradisi pasangan. Pelajari sebanyak mungkin tentang tradisi mereka, terutama apa yang harus Anda lakukan pada saat pertama kali bertemu. Apakah harus berjabat tangan, membungkukkan badan, mencium tangan, atau mencium pipi. Tanyakan pada pasangan, bagaimana bahasa aslinya bila ingin mengucapkan “Senang berkenalan dengan Anda” dan “Apa kabar”. Ucapkan dengan benar dan baik dan hafalkan luar kepala.
9. Jangan dibuat-buat dan jangan berpura-pura
Jadilah diri Anda sendiri. Jangan coba-coba untuk meniru sikap orang lain. Tampilkan kepribadian Anda dalam dosis yang sedikit dan hemat. Jaga nada suara. Jangan lupa pula duduk rapi dan baik.
10. Persingkat pertemuan pertama Anda dengan calon mertua. Dengan pertemuan yang singkat dan mengesankan, Anda akan membuat mereka penasaran dan mereka pasti ingin tahu lebih banyak lagi mengenai diri Anda!
Semoga sukses..
1. Niat
Niatkan untuk bersilaturahim dan tujuan yang baik dengan hati yang tulus dan bersih. Sebagai langkah awal berbakti kepada mertua sebagaimana berbakti kepada orang tua sendiri.
2. Waktu dan tempat yang tepat
Waktu dan tempat yang tepat adalah segalanya. Konsultasikan dengan kekasih, kapan orangtuanya memiliki waktu luang, sehingga dengan sendirinya, suasana hati mereka pun tengah baik. Dan Lebih baik pilih tempat yang nyaman.
3. Berpakaian menarik dan sopan
Lebih baik gunakan pakaian yang sederhana, namun tetap terlihat elegan. Intinya: tampil sederhana, bersih, rapi, dan agak sedikit konservatif.
4. Bersikap sopan, manis, dan baik
Perlihatkan sikap ramah, sopan, dan tidak berlebihan pada calon mertua dan juga kepada saudara kandungnya, pembantu rumah tangganya. Sikap baik yang Anda perlihatkan ini mempunyai nilai tersendiri bagi orang tuanya.
5. Perhatikan panggilan yang mereka sukai. Anda harus selalu memperhatikan, apakah calon mertua termasuk tipe orang yang kaku, yang ingin dipanggil dengan sebutan Ibu dan Bapak, atau cukup dengan panggilan Om dan Tante saja.
6. Topik pembicaraan
Hati-hati memilih topik pembicaraan. Pilihlah topik yang netral tanpa menyudutkan pihak manapun (misalnya bertema SARA). Kalo sang mertua gak ngerti-ngerti banget soal sepakbola, jangan coba-coba bicarain kehebatan MU ato kedahsyatan AC Milan di depannya, malah bisa bikin sang camer kliatan ndeso dan katrok.Apalagi kalo camer pekerjaan-nya dosen teknologi ato dokter hewan, membicarakan masalah krisis ekonomi global bukanlah topik yang cocok untuk dibicarakan :)
7. Bawa Sesuatu
Sebaiknya Anda tidak datang dengan tangan kosong. Hal ini tidak berarti Anda harus membawa sesuatu benda yang mahal dan mewah. Bila membawa sesuatu buatan sendiri semisal kue, maka nilai Anda akan bertambah di mata calon mertua.
8. Mengambil hati
Menikah dengan seseorang yang berbeda budaya? Pada pertemuan pertama, suatu keharusan bagi Anda untuk melakukan apa yang dapat dilakukan untuk memperlihatkan bahwa Anda menghormati kebudayaan/tradisi pasangan. Pelajari sebanyak mungkin tentang tradisi mereka, terutama apa yang harus Anda lakukan pada saat pertama kali bertemu. Apakah harus berjabat tangan, membungkukkan badan, mencium tangan, atau mencium pipi. Tanyakan pada pasangan, bagaimana bahasa aslinya bila ingin mengucapkan “Senang berkenalan dengan Anda” dan “Apa kabar”. Ucapkan dengan benar dan baik dan hafalkan luar kepala.
9. Jangan dibuat-buat dan jangan berpura-pura
Jadilah diri Anda sendiri. Jangan coba-coba untuk meniru sikap orang lain. Tampilkan kepribadian Anda dalam dosis yang sedikit dan hemat. Jaga nada suara. Jangan lupa pula duduk rapi dan baik.
10. Persingkat pertemuan pertama Anda dengan calon mertua. Dengan pertemuan yang singkat dan mengesankan, Anda akan membuat mereka penasaran dan mereka pasti ingin tahu lebih banyak lagi mengenai diri Anda!
Semoga sukses..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan baca-baca isi nya