Kamis, 20 September 2018

AGAMA ADALAH NASEHAT


HIDUP ISTIKOMAH


AGAMA ADALAH NASEHAT
Bismilahir-rahmanir-rahiim.
Diriwayatkan Imam Muslim dlm kitab shahihnya, "Bahwa Nabi Saw bersabda: 
"Agama itu adlh nasehat"
Kami bertanya utk siapa?
Nabi Saw menjawab, 
"Utk Allah, RasulNYA, KitabNYA, para pemimpin dan Kaum Muslimin seluruhnya.
Imam Nawawi rahimahullah sendiri berkata: "Ini adlh hadits yg sangat agung & menjadi poros agama Islam.
Adapun apa yg dikatakan oleh sejumlah Ulama bhw hadits ini merupakan salah satu dari empat pilar Islam, yg maksudnya hadits ini adlh salah satu dari empat hadits yg menghimpun masalah2 agama itu, dianggap kurang tepat.
Bahkan semua urusan dlm agama bersumber dari hadits ini semata".
Abu Hatim Al-Busti rahimahullah berkata: "Wajib bagi seorang yg berakal utk selalu melaksanakan nasehat utk kaum muslimin semuanya & tdk berkhianat kpd mereka, baik dgn hati, perkataan maupun perbuatan sekaligus .
Krn Nabi Saw memberikan syarat kpd para sahabat yg berbai'at kpd beliau dgn sabdanya:
"Memberikan nasehat kpd sesama Muslim"
Beliau juga berkata: "Sebaik-baik teman adlh orang yg paling keras dlm memberikan nasehat, sebagaimana sebaik-baik amalan adlh yg paling terpuji balasannya & paling baik ke ikhlasannya.
Sesungguhnya pukulan orang yg memberikan nasehat lebih baik daripada penghormatan dari seorang penjilat"
(HR. Al-Bukhari & Muslim).
Sesungguhnya memberikan nasehat kpd semua Muslimin merupakan tanda terbesar dari tanda2 memberikan perhatian terhadap urusan mereka dan menegakkan amal Ma'ruf nahi mungkar dlm kehidupan nyata mereka.
Allah Ta'ala berfirman:
"Demikianlah (perintah Allah). 
Dan barangsiapa mengagungkan syi'ar2 Allah maka sesungguhnya itu timbul ketakwaan hati.
(AL-HAJJ: 32).
Orang yg mencintaimu adlh orang yg memberikan nasehat kpd mu dgn tulus ikhlas.
Baik itu disaat lapang ataupun disaat susah & dia akan memberikan kpd mu minyak wangi atau engkau bangkit dlm keadaan berminyak wangi.
Dan meneimuimu dlm wajah ceria & menyenangkan.
Salam silaturrahmi
salam ukhuwah Islamiyyah

Rabu, 19 September 2018

Menutup kekurangan dalam sholat





Menutup kekurangan dalam shalat wajib
Seseorang dalam shalat lima waktunya seringkali mendapatkan kekurangan di sana-sini sebagaimana diisyaratkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
إِنَّ الرَّجُلَ لَيَنْصَرِفُ وَمَا كُتِبَ لَهُ إِلاَّ عُشْرُ صَلاَتِهِ تُسْعُهَا ثُمُنُهَا سُبُعُهَا سُدُسُهَا خُمُسُهَا رُبُعُهَا ثُلُثُهَا نِصْفُهَا
“Sesungguhnya seseorang ketika selesai dari shalatnya hanya tercatat baginya sepersepuluh, sepersembilan, seperdelapan, sepertujuh, seperenam, seperlima, seperempat, sepertiga, separuh dari shalatnya.”[HR. Abu Daud no. 796 dan Ahmad (4/321), dari ‘Ammar bin Yasir. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan.]
Untuk menutup kekurangan ini, disyari’atkanlah shalat sunnah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ النَّاسُ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ أَعْمَالِهِمُ الصَّلاَةُ قَالَ يَقُولُ رَبُّنَا جَلَّ وَعَزَّ لِمَلاَئِكَتِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ انْظُرُوا فِى صَلاَةِ عَبْدِى أَتَمَّهَا أَمْ نَقَصَهَا فَإِنْ كَانَتْ تَامَّةً كُتِبَتْ لَهُ تَامَّةً وَإِنْ كَانَ انْتَقَصَ مِنْهَا شَيْئًا قَالَ انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِى مِنْ تَطَوُّعٍ فَإِنْ كَانَ لَهُ تَطَوُّعٌ قَالَ أَتِمُّوا لِعَبْدِى فَرِيضَتَهُ مِنْ تَطَوُّعِهِ ثُمَّ تُؤْخَذُ الأَعْمَالُ عَلَى ذَاكُمْ
“Sesungguhnya amalan yang pertama kali akan diperhitungkan dari manusia pada hari kiamat dari amalan-amalan mereka adalah shalat. Kemudian Allah Ta’ala mengatakan pada malaikatnya dan Dia lebih Mengetahui segala sesuatu, “Lihatlah kalian pada shalat hamba-Ku, apakah sempurna ataukah memiliki kekurangan? Jika shalatnya sempurna, maka akan dicatat baginya pahala yang sempurna. Namun, jika shalatnya terdapat beberapa kekurangan, maka lihatlah kalian apakah hamba-Ku memiliki amalan shalat sunnah? Jika ia memiliki shalat sunnah, maka sempurnakanlah pahala bagi hamba-Ku dikarenakan shalat sunnah yang ia lakukan. Kemudian amalan-amalan lainnya hampir sama seperti itu.”[HR. Abu Daud no. 864, dari Abu Hurairah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih]

RAKORCAB ANSOR BANSER . HOTEL MARS91. 18-09-2018

PERNYATAAN SIKAP KETAU ANSOR KABUPATEN BOGOR 
KH. ABDULAH NAWAWI MDZ.



bismilah hirihmanirohim